ARTIKEL
PENGANTAR APLIKASI KOMPUTER
Ditulis sebagai tugas Pengantar Aplikasi
Komputer
Disusun oleh :
Audrey Nabila (1501154285)
FAKULTAS
KOMUNIKASI DAN BISNIS
UNIVERSITAS
TELKOM
BANDUNG
2016
Daftar
Isi
Pendahuluan..................................................................................................... 3
A. Latar Belakang............................................................................................ 4
B. Kelebihan dan kekurangan Berrybenka...................................................... 5
C. Jenis-jenis e-business dan e-commerce....................................................... 6
D.
Peranan
e-business dan e-commerce........................................................... 8
Isi...................................................................................................................... 9
A. Sejarah Berrybenka..................................................................................... 9
B. Capture aplikasi........................................................................................ 10
C. Fungsi dari aplikasi .................................................................................. 11
D.
Kelebihan
dan kekurangan dari aplikasi................................................... 11
Penutup .......................................................................................................... 12
A. Ide bisnis individu.................................................................................... 12
B. Ide bisnis kelompok.................................................................................. 12
C.
Daftar
pustaka ......................................................................................... 13
Pendahuluan
Teknologi selalu berubah seiring dengan
perkembangan zaman. Seperti halnya dengan internet atau dunia maya saat ini
yang melaju dengan pesat. Sektor bisnis juga memanfaatkan kemajuan internet
untuk memperluas bisnisnya dengan memudahkan konsumen untuk bertransaksi.
Seperti halnya aplikasi yang dapat di download oleh para pengguna smartphone untuk bertransaksi jual beli
dan memudahkan pembisnis memasarkan barang-barang yang dijualnya.
A. Latar Belakang
Perkembangan
internet menyebabkan terbentuknya dunia baru yang disebut dunia maya. Di dunia
maya, setiap individu memiliki hak dan kemampuan untuk berinteraksi dengan
individu lain tanpa ada batasan apapun yang dapat menghalanginya. Dari seluruh
aspek kehidupan manusia yang terkena dampak kehadiran internet, sektor bisnis
merupakan sektor yang paling terkena dampak dari perkembangan teknologi
informasi dan telekomunikasi. Mobilitas manusia yang tinggi menuntut dunia
perdagangan mampu menyediakan layanan jasa dan barang dengan cepat sesuai
permintaan konsumen. Transaksi bisnis melalui internet lebih dikenal dengan
nama e-business dan e-commerce. Melalui e-commerce,
seluruh mansia di muka bumi memiliki kesempatan dan peluang yang sama untuk
bersaing dan berhasil di dunia maya.
B. Kelebihan dan kekurangan e-business dan e-commerce
·
Kelebihan e-business
a. Revenue Stream
(aliran pendapatan) baru yang mungkin lebih menjanjikan dan tidak bisa ditemui
di sistem transaksi tradisional.
b. Dapat
meningkatkan market exposure (pangsa pasar).
c. Menurunkan
biaya operasional (operating cost).
d. Memperpendek
waktu produksi.
·
Kekurangan e-business
a.
Pencurian informasi rahasia yang berharga. Gangguan yang timbul bisa menyingkap
semua informasi rahasia tersebut kepada pihak-pihak yang tidak berhak dan dapat
mengakibatkan kerugian yang besar bagi si korban.
Kehilangan
kesempatan bisnis karena gangguan pelayanan. Kesalahan ini bersifat kesalahan
non-teknis seperti aliran listrik tiba-tiba padam atau jaringan yang tidak
berfungsi.
b.
Kehilangan kepercayaan dari para konsumen. Ini karena berbagai macam faktor
seperti usaha yang dilakukan dengan sengaja oleh pihak lain yang berusaha
menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
c.
Penggunaan akses ke sumber oleh pihak yang tidak berhak. Misalkan pembobolan
sebuah sistem perbankan oleh hacker, kemudian memindahkan sejumlah rekening
orang lain ke rekeningnya sendiri.
d.
Kerugian yang tidak terduga. Disebabkan oleh gangguan yang dilakukan dengan
sengaja, ketidakjujuran, praktek bisnis yang tidak benar, dan kesalahan faktor
manusia atau kesalahan sistem elektronik.
·
Kelebihan e-commerce
a.
Dapat meningkatkan hubungan atau relasinya dengan konsumen secara langsung,
b. Mengurangi
biaya dalam pengiriman atau penyaluran barang dari produsen konsumen.
c.
Mengurangi waktu menunggu (idle time) karena baik barang baku maupun barang
jadi memiliki waktu lebih cepat.
d.
Mengurangi biaya-biaya lain, seperti biaya komunikasi.
·
Kekurangan e-commerce
a.
Menggunakan internet yang tidak mungkin di akses di seluruh kota khusunya
daerah pedalaman.
b.
Penjelasan mengenai item hanya sedikit hanya meliputi dasar-dasar item
tersebut.
c.
Tampilan webnya sangat monoton.
d.
Barang yang di jual tidak di tampilkan seluruhnya.
e.
Jika item yang di jual kurang bagus dengan spesifikasi maka pihak pembeli masih
binggung komplain.
C.
Jenis-jenis
e-business dan e-commerce
1. Jenis-jenis e-commerce
·
Model B2C (Business to Consumer)
Jenis
bisnis ini sebenarnya adalah online shop atau toko online yang memiliki alamat
website sendiri, lalu menjual produknya sendiri secara langsung kepada konsumen.
Model bisnis ini memiliki fokus utama yakni untuk mendapat profit dari
penjualan produknya. Misalnya, Lazada, Bhineka, BerryBenka, Bilna dan Tiket .
Target
pasar : konsumen yang melek teknologi & menyukai efisiensi waktu.
·
Berbasis Media Sosial
Berbeda
dengan jenis bisnis B2C yang memiliki alamat website sendiri, model bisnis ini
memanfaatkan media sosial seperti facebook,
twitter dan instagram untuk memasarkan produk. Misalnya, toko online yang
tersebar di facebook, twitter dan instagram.
Target
pasar : pengguna media sosial yang umumnya di dominasi usia 15-30 tahunan.
·
Model C2C (Customer to Customer)
Model
bisnis C2C ini disebut dengan marketplace, marketplace sebagai fasilitator
untuk penjual dan pembeli melakukan transaksi (rekening bersama). Selain itu
biasanya marketplace juga menyediakan layanan khusus untuk penjual
mempromosikan barang atau produknya.
Target
pasar : Mulai dari penjual pemula sampai penjual besar yang sudah memiliki toko
offline, pengguna yang berpeluang
membeli produk si penjual.
·
Iklan Baris
Bentuk
bisnis ini hampir sama dengan marketplace,
bedanya adalah iklan baris tidak menyediakan fasilitas rekber. Iklan baris
hanya menjadi tempat untuk penjual mengiklankan produknya, kemudian penjual dan
pembeli lebih sering melakukan transaksi COD (Cash on Delivery).
Target
pasar : Penjual pemula sampai penjual besar
·
E-commerce
Shopping Mall
Model
shopping mall ini hampir sama dengan
marketplace dan iklan baris, bedanya ialah shopping
mall hanya menjadi memfasilitasi penjual yang memiliki brand ternama,
karena tahap verifikasi yang harus dilewati oleh penjual memang super ketat.
Target
pasar : produsen brand terkenal
·
Model O2O (Online to Offline)
Jenis
bisnis memungkinkan pelanggan untuk memesan barang secara online melalui website yang dimiliki oleh perusahaan yang menjalan
sistem ini lalu melakukan pembayaran serta pengembilan barang secara offline.
2.
Jenis-jenis e-business
·
Model B2B
Adalah
bisnis yang dilakukan sebuah perusahaan dengan perusahaan lain(antara
perusahaan) baik itu perusahaan yang bergerak pada bidang industri yang sama
ataupun berbeda dengan menggunakan media Internet. B2B biasa dilakukan untuk
menghemat biaya transaksi.
·
Model B2C
Dapat
diartikan sebagai jenis perdagangan elektronik dimana ada sebuah perusahaan (business) yang melakukan penjualan
langsung barang-barangnya kepada pembeli (consumer).
Kesuksesan dari B2C pada dasarnya dikarenakan faktor penawaran barang kualitas
tinggi dengan harga murah dan banyak pula dikarenakan pemberian layanan kepada
konsumen yang cukup baik
D.
Peranan
e-business dan e-commerce
Peranan
yang ditimbulkan oleh munculnya e-business
dan e-commerce di era yang sekarang,
mengakibatkan mudahnya sebuah perusahaan memasarkan barang yang dijualnya
kepada konsumen. Lalu dengan adanya fitur yang berada di smartphone, konsumen dapat dengan bebas mendownload aplikasi yang
berbasis e-commerce dan membeli
barang yang disukai. Perpaduan antara kecanggihan dan kemudahan kini bisa
didapatkan oleh konsumen dengan mudah melalui smartphone yang dimilikinya.
Isi
A.
Sejarah
berrybenka
Berrybenka
beroperasi sejak Agustus 2011. Bermula dari facebook
sebagai media penjualan produk mereka. Berrybenka memberanikan diri untuk
membangun platform e-commerce sendiri agar dapat dengan mudah mengelola
customer mereka dan mudah untuk melakukan promosi. Situs online shop dengan tagline “Fashion
is just a click away” menjanjikan
pengalaman belanja yang menyenangkan, mudah dan murah kepada customer maupun
calon customer mereka. Mereka yakin dengan adanya ecommerce ini, customer tidak
akan sulit untuk menjadi fashionable.
Produk yang dijual pun masih terjangkau yaitu kisaran Rp 100.000,00 – Rp
300.000,00.
Dengan
berrybenka membangun platform e-commerce
sendiri diharapkan meningkatkan eksistensi dari berrybenka sendiri dan
meningkatkan kredibilitas sebagai ecommerce yang dipercaya oleh customer. Grand Launching yang dilakukan
di Jakarta tanggal 28 Maret 2013 merupakan hanya sebuah posisi start bagi
Berrybenka bahwa mereka akan serius menggarap bisnis yang digandrungi. Untuk
selebihnya Berrybenka harus bekerja keras dalam meningkatkan engagement
customer, layanan penjualan produk, dan pengalaman berbelanja di Berrybenka.
Produk
Berrybenka merupakan produk yang dijamin kualitasnya sehingga customer tidak
perlu khawatir akan produk yang dibelinya mengalami cacat major. Hal ini
dikarenakan Berrybenka memiliki tim fashion yang menjaga kualitas produk yang
dijual di Berrybenka. Saat ini platform e-commerce
yang digawangi oleh Jason Lamuda telah memiliki lebih dari 40 varian brand.
Untuk meningkatkan varian brand produk, Berrybenka membuka kerja sama kepada
para vendor fashion untuk menjual produk mereka di Berrybenka tentu dengan
penawaran yang menarik. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat di sini.
Sistem
shipping yang digunakan oleh
Berrybenka adalah diatas pembelian Rp 500.000,00 dianggap free shipping, di
bawah itu ongkos kirim tetap dihitung. Pengiriman dilakukan dengan menggunakan
jasa JNE. Pengiriman produk Berrybenka hanya di waktu hari kerja. Jadi jikalau
terdapat transaksi selain hari kerja maka akan dikirimkan hari senin nya.
Pengiriman memakan waktu 1-2 hari jika masih dalam lingkup Jakarta. Jika di
luar lingkup Jakarta maka proses pengiriman bisa jadi lebih dari hari itu 2-6
hari. Biaya pengiriman akan langsung dihitung ketika proses checkout dilakukan.
B.
Capture
Aplikasi
C.
Fungsi
dari aplikasi
Berrybenka
adalah toko online yang menjual produk fashion khususnya untuk wanita dan
anak-anak. Produk yang dijual harganya masih terjangkau untuk semua kalangan.
Produk fashion yang dijual oleh berrybenka antara lain pakaian, tas, sepatu dan
aksesoris, celana, rok, cardigan, blaze, tas dan sepatu. Selain berfungsi untuk
menjual produk fashion, berry benka bermaksud untuk mempermudah konsumen
melihat dan memilih barang yang dijualnya lewat smartphone ataupun tablet.
D.
Kelebihan
dan kekurangan berrybenka
1. Kelebihan
·
Memiliki koleksi fashion yang banyak.
·
Mempunyai rentang harga yang sangat banyak,
mulai dari harga yang termahal hingga termurah.
·
Produk aslinya serupa dengan foto di katalog.
·
Nominal voucher discount relatif besar.
2. Kekurangan
·
Tidak adanya informasi status yang jelas mengenai
keberadaan pesanan.
·
Konfirmasi pembayaran yang rumit.
Penutup
A.
Kesimpulan
Dengan
adanya aplikasi berrybenka, jelas membuktikan bahwa teknologi sudah
berkembang semakin cepat dan semakin canggih.
Hal ini bisa dilihat dari fitur
yang
terdapat di aplikasi berrybenka yang mampu digunakan pada smartphone atau
tablet canggih lainnya. Seperti halnya konsumen bisa dengan bebas melihat
berbagai macam produk yang dijual oleh perusahaan berrybenka itu sendiri.
Harapan dengan adanya aplikasi berrybenka dan aplikasi yang berbasis e-commerce lainnya yaitu dapat
mempermudah konsumen untuk membeli barang maupun produsen dalam memasarkan
barangnya. Meskipun sebenarnya aplikasi berrybenka ini juga masih terdapat kekurangan dan memerlukan
beberapa spesifikasi agar bisa digunakan dengan lancar.
B. Ide
bisnis individu
Ide
bisnis berbasis e-commerce yang saya
buat adalah membuat aplikasi jasa fotocopy, print, dan scanner delivery. Fungsi
dari aplikasi ini adalah memudahkan pelajar, mahasiswa, bahkan pekerja kantoran
yang membutuhkan jasa tersebut ketika membutuhkan atau dalam keadaan yang
mendesak. Kelebihan dari aplikasi ini adalah jasa ini buka 24 jam untuk
melayani dan mengantarkannya sampai kerumah dengan harga yang relatif murah dan
terjangkau.
C. Ide
bisnis kelompok
Ide
bisnis kelompok berbasis e-commerce
adalah dengan membuat online shopping yang
menjual pakaian lokal dari Indonesia. Kita menjual semua brand lokal dan tidak
menjual brand asing.
Daftar Pustaka
BalasHapusMembantu sekali artikelnya, terimakasih
Salam kenal ya :)
Mantapp sekali informasinya
BalasHapusterima kasih untuk informasinya
BalasHapusthanks buat informasinya
BalasHapusManttappp
BalasHapus